Anak dengan Televisi di Kamarnya Cenderung Lebih Gemuk

Anak menonton televisi. (sumber)
Televisi (TV) kini menjadi sarana hiburan bagi masyarakat. TV juga bisa membuat orang tua terbantu, terutama jika mempunyai anak yang senang dengan acara-acara yang ada di TV. Namun adakalanya, teknologi membuat efek negatif.

Terkadang anak-anak enggan beranjak dari acara yang sedang mereka tonton, terutama jika itu kesenangannya. Selain itu, jumlah televisi yang ada di dalam rumah berpengaruh. Apalagi jika anak-anak diberikan TV khusus buat mereka sendiri.


Bukan hal aneh, jika saat ini di dalam sebuah rumah tangga memiliki TV lebih dari satu. Dan terlebih lagi, banyak anak-anak yang diberikan TV di ruang tidur mereka.

Tentunya itu bisa mengganggu tumbuh kembang mereka. Pergerakan mereka akan sangat sedikit, dan hasilnya, berat badan pun meningkat tanpa disadari, hasilnya adalah obesitas.

Tentu hal ini tidak ingin terjadi pada anak-anak kita, terutama jika mendambakan anak-anak yang lincah dan sehat.

Dalam sebuah penelitian, anak-anak dalam rentang usia 10 sampai 14 tahun, yang diberikan fasilitas TV di kamarnya, mempunyai berat badan 0,4 kg lebih berat, dibandingkan mereka yang tidak memilikinya.

"Studi ini menunjukkan bahwa, menghilangkan televisi dari kamar tidur anak adalah langkah penting dalam perjuangan melawan obesitas pada anak," ucap dokter Diane Gilbert, yang kami kutip dari Daily Mail.

Selain televisi juga, saat in gadget memberikan kontribusi yang sangat besar bagi aktivitas anak. Mereka cenderung lebih senang menghabiskan waktunya dengan bermain game, dibandingkan aktivitas fisik.

Loading...

Subscribe to receive free email updates:

loading...

1 Response to "Anak dengan Televisi di Kamarnya Cenderung Lebih Gemuk"

  1. Alhamdulillah, anak-anakku gak ada televisi di kamarnya :-)

    ReplyDelete