Napak Tilas Bandung di Tahun 1910-an

Jalan Braga tahun 1920-an.
Kota Bandung saat ini, telah menjadi salah satu kota tujuan wisata yang cukup padat. Bandung merupakan tujuan utama bagi warga Jakarta, untuk menikmati sejuknya udara. Selain itu, Bandung juga kaya akan potensi wisata alam, kuliner dan juga sejarah.

Kota Bandung dahulu terkenal akan sebutannya sebagai Paris van Java, dikarenakan suasana Bandung mirip dengan kota Paris pada saat penjajahan Belanda. Udaranya sejuk, suasananya romantis, dan juga alamnya begitu indah.

Tap tidak sedikit yang belum mengenal Bandung seutuhnya seperti saya. Bagaimana awal dibangunnya gedung ikonik kota Bandung, Gedung Sate. Lalu bagaimana kehidupan di kota Bandung sebelum masa kemerdekaan? Mungkin tidak banyak yang mengetahuinya.

Dalam sebuah video klip di jejaring video YouTube, akun bernama Ben Wirawan membagikan bagaimana kehidupan di kota Bandung dari tahun 1910-1940. Di sana terlihat bagaimana awal jalan Braga terbentuk, hingga menjadi tempat nongkrongnya masyarakat kalaitu.

Ada juga perempatan jalan Braga dan Naripan, dari awal sepi hingga cukup ramainya masyarakat yang lalu lalang.

Di video klip yang berdurasi 6 menit 38 detik itu juga diperlihatkan pembangunan perumahan bagi kaum elit di sana. Namun tidak jarang juga ada kaum minoritas, diperlihatkan. Mungkin tidak usah banyak basa-basi lagi.

Inilah kota Bandung kala itu, di mana kemacetan dan kesemrawutan belum seperti saat ini. Mungkin ini bisa menjadi pelepas rindu Bandung tempo doeloe, berikut klipnya:




Loading...

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Napak Tilas Bandung di Tahun 1910-an"

  1. bandung tetap menarik perhatian dan menjadi salah satu objek dan tujuan wisata di Jawa, keep green saja....

    ReplyDelete