Dingin Ekstrem, Air Berubah Seketika Menjadi Es

Mobil terperangkap di jalanan yang membeku.
Suhu ekstrem di musim dingin, bisa menjadi musuh manusia dan mahluk hidup lainnya. Biasanya, suhu ekstrem ini terjadi di negara-negara yang mempunyai empat musim. Dan untuk tetap hangat, mereka akan diam di rumah.

Tetapi ada fenomena aneh di salah satu kota di Rusia, Siberia. Di mana suhu yang sangat ekstrem tersebut mengubah jalanan menjadi es balok, yang biasa kita gunakan untuk mendinginkan minuman. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Warga di Dudinka, Siberia pusat terkejut, saat mereka melihat kejalanan. Bukan tanpa sebab, mereka menemukan jalanan sudah membeku, bukan oleh salju, tetapi oleh air yang langsung membeku di suhu yang sangat dingin.

Jalanan yang membeku dengan ketinggian sepinggang orang dewasa ini, terjadi setelah pipa yang membawa air hangat meledak, dan membanjiri jalanan. Namun karena suhu yang sangat dingin, di bawah nol derajat, air tersebut berubah menjadi es.


Jalanan berubah menjadi es.
Kejadian ini terjadi setelah kota tersebut dilanda badai dingin. Di dalam foto-foto yang diunggah masyarakat setempat ke sosial media memperlihatkan, mobil-mobil terperangkap di air yang sudah menjadi es tersebut.

Dudinka  sendiri adalah sebuah kota kecil yang memiliki penduduk sekitar 22.000 jiwa di Krasnoyarsk Krai, wilayah terbesar di tengah-tengah Siberia yang berbatasan dengan Samudra Arktik.

Seperti banyak daerah perumahan di Siberia, air panas disediakan untuk apartemen dari pembangkit listrik, di mana air akan dipanaskan dan kemudian disalurkan ke rumah-rumah.

Meskipun banyak rumah dibiarkan tanpa air dan listrik, koneksi internet masih bisa diakses, dan warga Dudinka berbagi gambar penderitaan mereka di media sosial.

Juru bicara pemerintah daerah Eugene Gerasimov mengatakan: "Siapa saja ragu-ragu tentang bagaimana dinginnya musim dingin itu di sini, hanya perlu melihat gambar-gambar."

via dailymail
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dingin Ekstrem, Air Berubah Seketika Menjadi Es"

Post a Comment