Kisah Cinta Sejati Nenek Bungkuk Menuntun Suaminya yang Buta

Nenek bungkuk menuntun suaminya yang buta. Foto
Masih adakah cinta sejati? Mungkin itu adalah pertanyaan yang sering muncul di benak pria atau wanita, yang sedang mencari pasangan. Banyak yang dikecewakan, namun tidak sedikit juga yang percaya jika hal tersebut masih ada.

Kita juga tahu, jika tingkat perceraian di kalangan pasangan yang berumah tangga saat ini, cukup tinggi. Mulai dari para selebriti hingga masyarakat biasa, perceraian kerap dilakukan dengan beragam alasan.

Terkadang masalah perceraian adalah hal yang sepele, mulai dari ekonomi hingga kecemburuan. Mungkin sudah saatnya kita bercermin dari para orang tua, yang rela melakukan dan berkorban apapun juga demi kelanggengan sebuah hubungan. Salah satunya kakek dan nenek yang satu ini.

Ketika kedua lansia ini mengucapkan janji sehidup semati 55 tahun silam, itu berarti sebuah komitmen yang harus dijalankan dan dipenuhi apapun caranya. Bahkan keduanya tidak pernah saling meninggalkan, walaupun  kesulitan menimpa mereka. Komitmen mereka tidak pernah goyah, juga cinta mereka telah tumpul oleh kesulitan.

Pada tahun 1985, sang suami Huang Funeng menderita penyakit mata berat, yang secara perlahan membuat buta. Sejak itu, istri tercinta telah membimbing setiap gerakannya, memimpin dia melalui hidup dengan batang bambu, meskipun dirinya sendiri mengalami penderitaan fisik, osteoporosis, yang menyebabkan tubuhnya membungkuk.

Pasangan ini tidak pernah memiliki anak, namun berhasil menemukan kegembiraan selama 55 tahun, karena mereka menjalani kehidupan sederhana dari peternakan ayam dan itik.

lalu bagaimana dengan Anda, yang saat ini sedang menjalani hubungan berumah tangga? Masihkan setia dengan pasangan Anda saat ini?
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Cinta Sejati Nenek Bungkuk Menuntun Suaminya yang Buta"

Post a Comment