Apa yang Terjadi Jika Setelah Makan Langsung Merokok?

Merokok setelah makan. Foto
Merokok bukanlah kebiasaan yang sehat, setiap orang tahu akan hal tersebut, bahkan bagi mereka yang merokok sekalipun. Namun tetap saja mereka yang sudah kecanduan rokok, sulit untuk meninggalkan kebiasaan buruk tersebut.


Di mana-mana, bahkan di angkutan umum sekalipun, jika perokok sudah ingin menghisap rokoknya, mereka akan melakukannya. Tidak terkecuali di tempat makan, seperti cafe, atau warung-warung makan, kita banyak menemukan mereka sedang asyik merokok.

Alasan mereka biasanya sangat sederhana, jika tidak merokok setelah makan, mulut akan terasa sebal dan asam. Namun tahukan Anda,apa yang terjadi pada tubuh, ketika Anda merokok setelah makan? Ini penjelasannya.

Tentu saja merokok setelah makan tidak pernah direkomendasikan, bahkan para ilmuwan dan dokter memperingatkan, betapa sangat berbahaya jika Anda merokok setelah makan.

Merokok dapat mengganggu sistem pencernaan di usus. Sistem pencernaan yang mempengaruhi seluruh tubuh, terganggu akibat nikotin yang terikat dalam oksigen, yang diedarkan di dalam darah. Karena nikotin ini lebih mudah diserap, sehingga oksigen yang dibutuhkan sistem pencernaan berkurang.

Akibat yang bisa ditimbulkan adalah bis amemicu terjadinya kanker usus dan kanker paru-paru. Walaupun dokter mengatakan lebih baik memberikan jeda selama 20 menit setelah makan, namun tetap saja, rokok itu sendiri tidak baik bagi tubuh.

Anda setuju bukan, apalagi di dalam kemasan rokok tertera, jika merokok dapat menggugurkan kandungan, meningkatkan serangan jantung, dan kanker.

Jadi mana yang Anda pilih? Sehat atau sakit?
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

5 Responses to "Apa yang Terjadi Jika Setelah Makan Langsung Merokok?"

  1. Tapi banyak sekali perokok lebih panjang umur napa ya?

    ReplyDelete
  2. baru tau nih, kalo gitu saya gak akan pernah lagi merokok (berhenti merokok)
    langsung setelah makan...

    ReplyDelete
  3. Kecewa, marah-marah, dan putus asa lebih dapat Menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin dibanding sekedar merokok

    ReplyDelete