Ini Perbedaan Antara Tidur Enam Jam dan Delapan Jam

Wanita tidur. Foto
Tidur merupakan kebutuhan bagi tubuh, untuk melakukan detoksifikasi secara alami. Maka tidak heran, mereka yang sering begadang dan tidur kurang, bisa mengganggu proses metabolisme tubuh dan membuat tubuh terlihat tidak segar.


Kebutuhan tidur sendiri berbeda-beda di setiap usianya, pada saat kita masih bayi, maka lebih banyak tidur lebih baik untuk perkembangan. Seiring pertambahan umur, kebutuhan tidur akan berkurang.

Namun, pada setiap orang dewasa, biasanya diharuskan untuk beristirahat di malam hari tidak kurang dan tidak lebih delapan jam. Namun tidak jarang, mereka yang mengalami gangguan tidur, dan menyebabkan lamanya tidur berkurang.

Hal ini terutama disebabkan oleh perkembangan gadget, yang memang tidak terpisahkan, bahkan saat menjelang tdur. Yang mengakibatkan mata enggan terpejam, dan selalu menatap layar gadget yang kita miliki.

Menurut dokter kulit, kurangnya tidur sangat tidak dianjurkan, karena akan mengganggu penampilan, terutama bagi Anda wanita.

Dokter kulit dan kosmetik Dr Anita Sturnham mengatakan: "Kurang tidur dapat menyebabkan kulit kusam, kulit tampak tidak bernyawa, dan menambah garis dan kerutan, mata bengkak dan lingkaran hitam. Ketika Anda tidak mendapatkan cukup tidur, tubuh akan melepaskan kortisol, yang memecah kolagen kulit dan elastin, juga serat protein yang menjaga kulit halus dan memberikan elastisitasnya."

Selain itu, korsitol juga akan meningkatkan produksi minyak, yang akan menghambat pori-pori kulit. Sehingga kulit bisa dengan mudah berjerawat, memiliki noda hitam, dan permasalahan lainnya.

Bahkan kurang tidur bisa membuat keadaan menjadi lebih buruk lagi, Dr Guy Meadows menegaskan: "Anda tidak dapat membayar utang tidur dengan tidur lebih banyak keesokan harinya. Bahkan bisa mengumpulkan racun di siang hari. Ketika kita kurang tidur, kita didorong ke bagian paling primitif dari otak kita, amigdala, di mana emosi dasar berbohong terdapat pada bagian ini. Inilah sebabnya mengapa kita sering mengalami peningkatan emosi, kesedihan dan iritasi."

Salah satu konsekuensi jangka panjang dari kurang tidur adalah peningkatan rasa lapar. Kurang tidur akan mengaktifkan dua hormon--salah satunya mengatur perasaan kenyang dan yang lainnya terkait dengan nafsu makan.

Itu sebabnya tidur adalah sebuah komponen penting dari krisis obesitas, terutama di kalangan muda, di mana peningkatan obesitas saat ini kian bertambah di banyak negara.

Kurangnya tidur juga berdampak pada sistem kekebalan tubuh kita, membuat kita lebih rentan terhadap infeksi. Jadi mulai sekarang, pastikan Anda mendapatkan delapan jam penuh tidur di malam hari, atau Anda akan mendapatkan konsekuensinya.
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ini Perbedaan Antara Tidur Enam Jam dan Delapan Jam"

Post a Comment