Tujuh Produk Jadul yang Masih Diproduksi

Seiring perkembangan zaman, beberapa produk yang dulu diproduksi selalu menyesuaikan dengan kebutuhan dan permintaan konsumen. Tetapi tidak sedikit juga beberapa produk menghilang dari pasaran, dan tergerus oleh modernisasi.

Namun, perkembangan teknologi juga membuat beberapa produk baru muncul, sebagai pemutakhiran dari yang sebelumnya. Contohnya kita lihat, bagaimana piringan hitam digantikan cakram disk yang lebih cangggih.

Tetapi tahukan Anda, ternyata ada beberapa produk jaman dulu (jadul) yang justru masih bertahan hingga sekarang, dengan mempertahankan bentuk dan kegunaannya. Bahkan permintaannya tetap tinggi.

Berikut tujuh perusahan yang memproduksi barang jadul yang masih bertahan hingga kini, yang kami kutip dari oddee.com.

1. Perusahaan pembuat kaset rekaman


Meskipun ada banyak cara yang digunakan untuk membuat sebuah rekaman, terutama di era modern ini dengan komputer dan peralatan modern, tetapi kaset rekaman ternyata dalam beberapa tahun terakhir mampu bangkit dari keterpurukannya.

Nasional Audio Perusahaan (NAC), yang berbasis di Springfield, menantang peluang dan terus mencetak dan menjual kaset kosong yang mulai ditinggalkan. Mereka menjual 10 juta kaset pada tahun 2014, dan mereka membuat lebih banyak dari sebelumnya.

2. Perusahaan menjual DeLoreans


DeLorean tidak mati. Mobil jadul yang ditampilkan dalam film Back to the Future ini secara teknis menghentikan operasinya pada tahun 1983, setelah membuat hanya 9.000 kendaraan. Namun, semua bagian--yang diperkirakan tersisa 21.000 mobil--akhirnya dijual ke pengusaha bernama Steve Wynn dan memindahkan kantor DeLorean Motor Company di Humble, Texas.

Saat ini, perusahaan ini memiliki lokasi di seluruh Amerika Serikat dan Eropa dan menjual DeLoreans mulai dari $57.500. Anda dapat membeli suku cadang, gantungan kunci, dan Anda bisa mendapatkan DeLorean seperti model dari film tersebut.

3. Pembuat soda di New York


Di dalam film-film dulu, kita sering melihat tukang susu, yang menjual susu dalam botol kaca ke rumah-rumah. Tapi Anda mungkin tidak tahu, bahwa soda juga digunakan untuk disampaikan pintu ke pintu. Seltzer yang menjual soda dalam dispenser berwarna-warni, terbukti cukup populer dijual saat ini.

Salah satu perusahaan bernama Seltzer masih cukup kuat beroperasi. Dibuka pada tahun 1953, perusahaan ini menjadi pabrik soda terakhir yang beroperasi di New York City.

4. Perusahaan generasi keempat pembuat sepatu bot koboi


Boot adalah perusahaan kecil yang didirikan di San Antonio Texas pada tahun 1915, dan hingga kini telah di wariskan kepada generasi ke-4 dari pekerjanya. Dave junior, cucu pendiri, adalah salah satu dari 83 pekerja yang masih bekerja di toko kecilnya, di mana sepasang sepatu bot kulit ular dijual seharga $10.000.





5. Perusahaan yang memproduksi game arcade


Masih suka dengan Pac Man, Galaga, atau bahkan Dragon Lair? Kamu tidak sendirian! Game arcades ini sangat unik dan lekat di hati. Namun kian tergerus oleh arus teknologi gadget yang semakin tinggi. Tetapi siapa sangka, jika konsol game arcade masih banyak diminati, khususnya di Rancho Cordoba, California di mana Anda dapat mampir dan memainkan beberapa game di banyak tempat di sana.




6. Penjual susu dalam botol kaca


Perusahaan bernama Thatcher ini telah berbisnis sejak 1891. Meskipun mereka tidak memiliki sapi perah seperti dulu--masih ada setelah tahun 1962, mereka masih menjual susu segar dari peternakan keluarga. Mereka bahkan menjualnya dalam botol kaca. Jika Anda berada di wilayah Boston, dan tertarik ingin membeli susu, cukup telepon saja.




7. Perusahaan yang menjual disket


Produk retro ini ternyata masih hidup, bahkan masih digunakan dalam komputer! Athanasius adalah perusahaan yang berbasis di California, yang telah membuat segala macam perangkat penyimpanan data komputer sejak tahun 1971. Dan hingga kini masih menjual disket ukuran 8 inci, 5 inci, dan lainnya yang sangat kuno. Pelanggan terbesar mereka? Pemerintah Amerika Serikat.

Foto: oddee.com
loading...

0 Response to "Tujuh Produk Jadul yang Masih Diproduksi"

Post a Comment