Menjijikan, Ada Jutaan Serangga Hidup di Bawah Kasur

Tungau di kasur.
Jika ditanya kapan Anda mengganti kasur? Mungkin jarang sekali yang menjawab satu atau dua tahun akan mengganti kasur, lalu jika ditanya, kapan Anda membersihkan kasur? Mungkin jarang atau tidak pernah.

Biasanya kita hanya mengganti sprei kasur setiap seminggu atau sebulan sekali, karena mengganggap hanya bagian itu saja yang kotor yang terlihat oleh mata.

Namun siapa sangka, jika kasur Anda yang sudah lama digunakan, ternyata bisa menjadi 'rumah yang nyaman' bagi jutaan serangga. Tidak percaya? Berikut videonya.

Video menjijikkan ini mengungkapkan, ada jutaan tungau debu yang menggeliat di bawah mikroskop. Video ini menunjukkan serangga tersebut menggeliat di atas satu sama lain, dan di kelilingi oleh kotoran mereka sendiri yang berwarna kuning.

Mereka setiap harinya menghasilkan sekitar kotoran sebanyak 20 kali, bayangkan kasur Anda penuh dengan kotoran tungau yang Anda tidak menyadarinya.

Video ini difilmkan oleh Ohio State University Acarology Lab, yang menunjukkan bagaimana kasur yang Anda gunakan untuk tidur dapat menjadi tempat berkembang biak yang sempurna untuk serangga.

Ditemukan Keluarga Baru Anglerfish yang Lebih Menakutkan

Tungau debu adalah makhluk yang sangat kecil, sekitar seperempat dari satu milimeter panjangnya, dan diketahui bisa menyebabkan alergi pada beberapa orang.

Mereka hidup dari kulit mati manusia, dan berkembang biak dalam lingkungan yang sangat lembab. Kasur, selimut, bantal, karpet dan soft furnishing lainnya, menjadi tempat untuk sel kulit manusia terlepas, dan mendorong tungau debu untuk berkembang biak.

Dr Lisa Ackerley, seorang ahli kebersihan rumah mengatakan, seseorang bisa menderita 'sindrom susah tidur' karena tungau debu ini. Di mana manusia melepaskan setengah ons kulit mati dalam seminggu hanya di tempat tidur saja.

"Tungau debu menyukai lingkungan yang lembab dan hangat, tempat tidur adalah lingkungan yang sempurna. Mereka berkembang biak sekitar 10 juta di satu tempat tidur saja," ucap Lisa yang kami kutip dari Mail Online.

Apalagi jika rumah Anda terisolasi dan tidak sirkulasi udara, maka dalam waktu dua tahun saja, 10 persen dari berat bantal akan terdiri dari tungau debu dan kotorannya.

Tungau debu sendiri memang tidak berbahaya, namun kotoran dan sisa tubuhnya dapat memicu reaksi alergi, mendorong tubuh untuk melepaskan antihistamin untuk menyerang alergen.

Tungau juga dapat menyebabkan eksim, dan tungau debu mungkin menjadi faktor penyebab asma. Maka tidak ada salahnya, memasuki musim penghujan, saatnya membersihkan kasur Anda, menjemurnya, atau mungkin menggantinya dengan yang baru.

loading...

1 Response to "Menjijikan, Ada Jutaan Serangga Hidup di Bawah Kasur"

  1. ntr malam jadi gabisa tidur nih kyanya. kepikiran...

    ReplyDelete