Penemuan Emas dari Makam Kuno berumur 2.000 Tahun

Lempengan emas dari dalam makam. Foto
Emas sudah menjadi barang berharga sejak zaman dahulu. Logam berwarna kuning terang ini, telah menjadi perhiasan dan juga alat untuk bertransaksi, maka tidak heran jika emas paling banyak diburu.

Sejak era kerajaan, keberadaan emas tidak bisa dipisahkan dari kekuasaan. Maka tidak heran, jika Firaun saja dikuburkan bersama perhiasan-perhiasan emasnya yang sangat banyak.

Tetapi ternyata, bukan hanya Firaun yang dikuburkan bersama kekayaannya. Salah satu makam kuno kaisar Cina, ternyata ditemukan bersama dengan emas beragam bentuk dan ukuran. Seperti apa kisah penemuannya?

Bongkahan Emas 'Telinga Setan' Ini Ditemukan Saat Bulan Purnama

Ini adalah saat-saat yang mengejutkan bagi tim  arkeolog, saat menggali makam kerajaan Marquis dari Haihun yang berkuasa saat Dinasti Han Barat (206 Sebelum Masehi-24 Sesudah Masehi) berkuasa. Mereka menemukan sejumlah besar emas, yang diperkirakan didapatkan selama periode kekuasaannya.
Emas berbentuk piringan.
Pemakaman ini terdiri dari delapan makam dan situs pemakaman kereta, dan telah dipelajari selama lima tahun terakhir. Dan tim arkeolog telah menemukan koin perunggu Wuzhu, giok dan ribuan batang emas, perunggu dan logam-logam berharga lainnya.

Diperkirakan, makam utama berada di Jiangxi, sebuah provinsi timur China di mana para arkeolog masih melakukan penggalian saat Natal tiba. Makam tersebut diperkirakan milik Liu Dia, yang merupakan cucu dari Kaisar Wu.

Diusir Istri, Suami Temukan Bongkahan Emas Seharga Rp2 Miliar

Penemuan logam mulia ini juga sangat beragam, seperti bentuk ingot kuku, liontin batu giok, kereta kuda, permainan papan dan lampu perunggu berusia 2.000 tahun.

Sejak penggalian yang dimulai tahun 2011, lebih dari 10.000 macam barang telah ditemukan di makam-makam ini, dan 110 di antaranya telah dipamerkan di Museum Provinsi Jiangxi di Nanchang.


Loading...

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Penemuan Emas dari Makam Kuno berumur 2.000 Tahun"

×
Judul