Di Gurun, Penambang Temukan Harta Kapal Karam Senilai Rp180 Miliar

Harta karun. Foto
Laut merupakan salah satu tempat untuk berburu harta karun, apalagi banyak sekali kapal yang hilang dan tenggelam yang sarat dengan muatan berharga seperti emas, perhiasan, hingga barang-barang langka lainnya.

Kapal-kapal tersebut bisa tenggelam karena berbagai alasan, mulai dari terkena badai, menabrak gunung es, hingga peperangan. Namun tentu tidak mudah menemukan kapal tenggelam di laut dengan harta berlimpah.

Namun ternyata, tidak hanya di laut kita bisa menemukan kapal tenggelam dengan harta berlimpah. Di gurun passir yang gersang pun, bisa ada harta karun dari kapal yang tenggelam. Salah satunya para penambang beruntung ini.

Siapa sangka jika para penambang berlian yang bekerja di lepas pantai Afrika, tidak sengaja menemukan sebuah kapal karam berusia 500 tahun yang sarat harta dengan £9 juta atau Rp180 miliar berupa emas dan koin.

Kapal "The Bom Jesus" pertama kali ditemukan di sepanjang pantai Namibia dekat Oranjemund oleh ahli geologi, dari perusahaan tambang De Beers pada bulan April 2008.

Kapal ini berasal dari Portugis yang berlayar dari Lisbon pada tahun 1533 dengan dikapteni oleh Sir Francisco de Noronha, dan menghilang, bersama dengan seluruh kru, dalam perjalanannya ke India.

Siapa sangka, jika kapal ini ditemukan oleh para penambang saat menguras danau air asin buatan manusia sepanjang Skeleton Coast. Sementara itu banyak bangkai kapal yang telah ditemukan, namun yang satu ini adalah yang tertua dan yang pertama penuh dengan koin berharga.

Awalnya, mereka tidak menemukan harta karun, tetapi mereka menemukan potongan kayu aneh dan logam di sepanjang pantai, sebelum menemukan kapal karam terkubur di bawah gurun pasir.

Penemuan ini telah dinobatkan sebagai salah satu penemuan kapal karam yang paling signifikan,dan ditempatkan di bawah Konvensi UNESCO tentang Perlindungan Warisan Budaya Bawah Air.

Selain emas dan benda berharga lainnya, para penambang juga menemukan mangkuk perunggu, dan tiang logam panjang yang digunakan dalam canona kapal, serta kompas, senapan dan alat astrologi.


Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di Gurun, Penambang Temukan Harta Kapal Karam Senilai Rp180 Miliar"

Post a Comment

×
Judul