Awas Beredar Karpet Plastik Berbahaya

Karpet berbahaya. Foto
Saat duduk di lantai, pasti kita membutuhkan alas baik itu tikar aau karpet yang mambuat kita terhindar dari dinginnya lantai. Ada beragam alas lantai yang bisa kita beli di pasaran, namun Anda perlu waspada.

Apalagi saat ini, beredar produk-produk alas lantai yang tidak ramah lingkungan bahkan berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya karpet plastik, yang bisa dengan mudah kita jumpai di pasar tradisional maupun modern.

Karpet yang biasanya memiliki corak unik dengan gambar-gambar menarik, terutama untuk anak-anak, justru bisa sangat berbahaya bagi kesehatan Anda. Mengapa demikian, dan bagaimana caranya kita memilih karpet yang aman?

Bahaya Minum Kopi Setelah Bangun Tidur di Pagi Hari

Anda mulai saat ini harus waspada, kerana ada laporan yang mengatakan kandungan bahan kimia yang digunakan pada alas lantai itu bisa mengakibatkan kanker payudara dan menghambat  pertumbuhan anak-anak.

Menurut kajian ilmiah, dua bahan berbahaya yang dikenal sebagai Phtthalate dan Bisphenol A (BPA) dilaporkan paling banyak digunakan dalam pembuatan tikar tersebut.

Padahal, bahan-bahan ini sudah 'diharamkan' penggunaannya di beberapa negara karena efek sampingnya yang berbahaya. Bahkan sejak awal tahun 2011, hampir di seluruh negara Eropa dilarang penggunaan bahan ini.

Bahan dari BPA biasanya mengeluarkan bau yang cukup menyengat, dan banyak juga digunakan pada mainan anak-anak hingga bungkus nasi.

Untuk Anda yang peduli dengan kesehatan jangka panjang, gunakan tikar berbahan dasar kain, dan hindari tikar atau karpet yang berasal dari plastik. Karena hampir setiap plastik akan 'dilembutkan' oleh BPA.

Kesemutan di Malam Hari, Ini Masalah Serius Kesehatan Anda

Lebih baik mencegah dari pada Anda menyesal di masa depan.

loading...

2 Responses to "Awas Beredar Karpet Plastik Berbahaya"

  1. ya badan POM dan dinas kesehatannya mana ??????
    Sudah tahu berbahaya dan tdk baik untuk dipakai, kenapa dijual juga di Indonesia. Kalaupun bs digunakan untk yg lain, batasi dng syarat2 khusus agar tdk sembarang orang bisa beli dan pakai untk produk2 yg bs membahayakan masyarakat.
    Memang dinas2 ini kurang kerjaan, makan gaji buta dan membutakan masyarakat.

    ReplyDelete
  2. Baca undang2 dl sebelum komentar mas biar nggak salah sasaran komennya...

    ReplyDelete