Diancam Rentenir, Ibu Empat Anak Ungkapkan Perasaannya

Ibu empat anak. Foto
Memiliki hutang memang tidak menyalahi aturan manapun. Banyak dari kita yang tidak bisa terlepas dari hutan, istilahnya gali lubang tutup lubang. Dan pinjaman tersebut biasanya diperlukan untuk beragam kebutuhan.

Namun banyak dari kita yang masih mengandalkan rentenir, dengan bunga yang tidak masuk akal. Lagi-lagi, persyaratan di perbankan dan lembaga keuangan lain yang cukup repot, membuat orang-orang masih menggunakan jasa yang satu ini.

Banyak orang yang kemudian menyesal, karena hutangnya tidak kunjung lunas meskipun sudah menyetor uang yang banyak. Salah satunya ibu empat anak ini, yang terlilit utang usai suaminya meninggal dunia. Ia pun mengungkapkan perasaannya.

Setelah suaminya meninggal pada tahun 2010 karena kelelahan dari kerja lembur, istri dipaksa untuk memenuhi kebutuhan empat putrinya.

Suaminya meninggal setelah bekerja selama 33 hari, dan setiap harinya ia bekerja 17 jam hingga akhirnya menderita stroke yang menyebabkan kematiannya, dilaporkan Lianhe Wanbao dikutip dari stomp.com.sg.

Ibu ini pun harus mencari akal agar semua anak-anaknya, yang masing-masing berusia 22, 21, 19 dan 7, bisa mendapatkan makan dan pendidikan dalam tujuh tahun terakhir.

Namun, betapa kagetnya saat ibu ini mendapatkan seorang rentenir datang ke rumahnya dan mengklaim bahwa putri sulungnya meminjam uang dalam jumlah yang besar.

Rentenir ini pun memaksa sang ibu untuk membayar utang anaknya, dan ia mengambil beberapa barang dari apartemen milik mereka sebagai jaminan.

Ibu ini mengatakan kepada wartawan di Singapura, bahwa mereka berutang ribuan dolar dan mendapatkan tekanan besar untuk bisa melunasinya.

"Tubuh saya lemah dan sakit-sakitan, jadi saya belum mendapatkan pekerjaan sejak suami meninggal. Kami tergantung, dan menerima sekitar S $600 per bulan, tetapi sekarang telah meningkat menjadi sekitar S $1.100," ucap ibu tersebut dikutip dari stomp.com.sg

Namun akibat ulah putrinya, kini ia berhutang kepada rentenir yang mengancam akan mengusir mereka dari rumahnya jika gagal membayar hutang.

"Ketika saya menerima surat dari rentenir, saya menderita serangan kecemasan. Setelah mereka mengancam akan mengusir kami dari rumah," tambahnya.

loading...

0 Response to "Diancam Rentenir, Ibu Empat Anak Ungkapkan Perasaannya"

Post a Comment