Buah Leci Penyebab Ratusan Anak Meninggal, Bagaimana Bisa?

Buah leci. Foto
Buah leci berbentuk lonjong ini cukup menyegarkan, apalagi dikonsumsi di siang hari. Cukup langka jika kita menginginkan leci segar, karena buah yang satu ini tidk banyak dibudidayakan petani seperti layaknya buah lainnya.

Leci juga termasuk buah musiman, di mana biasanya akan berbuah di musim panas. Tapi pernahkah Anda mendengar, jika buah yang berwarna merah saat matang ini bisa membuat nyawa melayang?

Inilah yang terjadi di salah satu kota di India, di mana kejadian ini sempat menjadi misteri. Di mana ratusan anak-anak di sana menjadi sakit setiap musim panas, dan lainnya meninggal dunia. Lantas bagaimana buah leci menyebabkann kematian?

Dikutip dari Livescience.com, menurut sebuah laporan baru, penyebab mereka tewas adalah adanya penyakit di otak yang disebabkan buah leci. Buah ini tumbuh secara luas di kota Muzaffarpur, di mana penyakit terjadi.

Anak-anak yang sakit, sering makan buah leci segar pada saat perut kosong, yang memberikan kontribusi untuk perkembangan penyakit di otak.

Sejak tahun 1995, ada laporan anak-anak di Muzaffarpur tiba-tiba jatuh sakit dan mengalami kejang, biasanya pada pagi hari, menurut The New York Times. Seringkali anak-anak ini akan mengalami koma, dan sekitar 40 persen meninggal dunia.

Wabah penyakit ini biasanya dimulai pada pertengahan Mei dan berakhir pada bulan Juli, sekitar waktu yang sama buah leci dipanen.

Dalam studi baru, para peneliti menganalisis hampir 400 kasus anak yang mengembangkan penyakit otak misterius ini pada tahun 2014, dan dibandingkan kasus ini dengan sekitar 100 anak-anak yang tidak memiliki penyakit ini.

Analisis darah dan sampel cairan tulang belakang dari anak-anak dengan penyakit otak menunjukkan bahwa, anak-anak tidak memiliki tanda-tanda infeksi, mereka juga tidak terpapar pestisida. Tapi sebagian besar anak-anak ini telah dikonsumsi buah leci tak lama sebelum sakit.

Bahkan, hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dengan penyakit otak selalu mengonsumsi buah leci. Dalam sampel urin menunjukkan bahwa, dua pertiga dari anak-anak yang sakit terpapar dua racun yang ditemukan dalam biji leci yang disebut hypoglycin dan methylenecyclopropyl glisin. Racun ini ditemukan lebih tinggi pada buah leci mentah.

Para peneliti juga menduga bahwa faktor lain yang terlibat adalah, mereka makan buah pada waktu perut kosong. Sehingga penyakit otak misterius ini berkembang.

"Meskipun [leci] buah-buahan di mana mudah ditemukan di kebun sekitar desa di pedesaan Muzaffarpur, biasanya hanya satu anak di seluruh desa yang mengembangkan penyakit akut ini," tulis para peneliti dalam 30 Januari jurnal Kesehatan Global Lancet.

Setelah penyelidikan ini, para peneliti menyarankan bahwa anak-anak di wilayah tersebut membatasi konsumsi leci, dan orang tua memastikan anak-anak mereka makan makan malam, untuk mencegah kasus penyakit ini.

loading...

0 Response to "Buah Leci Penyebab Ratusan Anak Meninggal, Bagaimana Bisa?"

Post a Comment