Ilmuwan Temukan Terapi Hilangkan Kanker dalam Waktu 90 Hari

Penyakit kanker hilang. Foto: dailymail.co.uk.
Kanker merupakan penyakit yang mengerikan, bukan karena penyebarannya cepat. Tetapi kebanyakan pasien terlambat mengetahui, jika ditubuhnya telah terdapat kanker ganas yang bisa merenggut nyawanya.

Saat ini, cara yang paling cepat untuk penyembuhan dari kanker adalah dengan cara operasi. DIlanjutkan dengan pengobatan kanker, kometerapi, yang membutuhkan waktu lama dengan biaya yang sangat mahal.

Meskipun ada beberapa ahli medis dan pengobatan tradisional yang diyakini bisa menyembuhkan kanker, tetapi pembuktiannya masih diragukan. Tapi kali ini, sebuah terapi berhasil ditemukan yang memungkinkan kanker hilang dalam 90 hari.

Sebuah terobosan terapi gen, terbukti bisa mengobati pasien kanker dengan memanipulasi sistem kekebalan tubuh mereka. Dan pasien yang telah menggunakan terapi ini 'sembuh,' di mana tinggal sepertiga sel kanker yang masih tersisa.

Setelah diberikan pengobatan ini, sekitar 36 persen pasien kanker darah sudah tidak lagi menunjukkan tanda-tanda penyakit kenker di dalam tubuhnya.

Terapi yang dijuluki sebagai 'obat hidup' oleh para ahli ini, menggunakan pengobatan yang disebut sebagai terapi CAR-T, di mana dokter akan menghilangkan sel kunci yang disebut T-sel dari sistem kekebalan tubuh.

Para ilmuwan kemudian memasukkan gen, yang secara langsung menarget kanker untuk 'dimusnahkah', dan diberikan melalui infus.

"Angka-angka fantastis. Ini adalah pasien dengan kondisi kanker berat dan tidak memiliki pilihan lain," kata Dokrter Fred Locke, seorang ahli kanker darah di Moffitt Cancer Center di Tampa yang ikut memimpin penelitian ini dikutip dari Mail Online.

Kite Pharma, sebuah perusahaan farmasi yang berbasis di Amerika Serikat, merilis hasil dari enam bulan pertama percobaannya. Namun, temuan ini belum ditinjau oleh para ahli kesehatan lainnya.

Pasien yang ikut dalam penelitian ini memiliki salah satu dari tiga jenis kanker, yaitu limfoma non-Hodgkin, kanker darah, dan yang gagal dalam perawatan kanker lainnya.

Dimas Padilla, 43 tahun menjadi salah satu dari 101 pasien yang menjalani pengobatan eksperimental ini.

Dia diberitahu jika kankernya perlahan-lahan memburuk, dan kemoterapi tidak lagi bekerja.Tapi setelah menjalani terapi CAR-T pada bulan Agustus tahun lalu, ia melihat kankernya perlahan-lahan 'menyusut' meskipun belum hilang 100 persen.

"Mereka mampu untuk menyelamatkan hidup saya," katanya.

Hasil lengkap penelitian ini akan dipresentasikan pada American Association for Cancer Research konferensi pada bulan April mendatang dan perusahaan berencana untuk meminta persetujuan dari regulator Eropa akhir tahun ini untuk diaplikasikan.
Loading...

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ilmuwan Temukan Terapi Hilangkan Kanker dalam Waktu 90 Hari"

Post a Comment

×
Judul